Kepo Amat!

Para handai taulan itu apa ya ga bosen ya selalu kepo dengan hidup orang lain?
Kalau remaja unyu-unyu udah punya pacar, dirasani, jadi omongan. "Isih cilik kok wis pacaran"
Nanti giliran sudah umur 20 tahun dan belum punya pacar, "kok urung duwe pacar?"

Itu baru pacaran, ntar usia 25 belum nikah ditanya, mending satu orang, sak-RT le takon, "Kapan nikah? Ga usah pilih-pilih mbak?"

Begitu nikah, satu tahun belum punya anak, mesti ditanya, di forum apapun, di kegiatan apapun."Kapan iki bathine?" Bathi.. emange dodolan pho? Terus mulai ribut, ngasih saran ini, saran itu, ke pijet ini, pijet itu, minum ini, minum itu, ke dokter ini, ke dokter itu.

Nanti anak satu mbrojol, baru usia setahun atau dua tahun wis ditakoni maneh, "Kapan niy punya adek?" begitu juga tahun-tahun berikutnya, kalau anak kedua belum keliatan tanda-tandanya. Belum lagi ditambah embel-embel, "Kasian lho nanti kalau ga punya adek, sendirian"

Wahai handai taulan, tahukan kamu? bahwa manusia itu hidup punya pilihan dan bebas untuk memilih. Ada perempuan yang memilih untuk tidak menikah, ada yang memilih untuk tidak punya momongan, ada yang memilih punya anak banyak, ada yang memilih untuk punya anak cuma 1.

Berhentilah bertanya, ketika yang kau tanya itu sudah satu kali menjawab, "Besoklah, jika memang waktunya", atau "Ga sih, aku memang ga mau". Mungkin saja dia memang sudah menjatuhkan pilihannya, dan itu bukan urusanmu.

-EB-

Komentar

Postingan Populer